Program utama KKN gagal??!sudah dari lama program ini aku rancang khusus untuk KKN yang akan aku lakukan, tapi setelah aku lakukan KKN apa hasilnya??!program yang sudah aku rancang dan aku rencanakan sejak lama itu gagal total, tanpa hasil yang menggembirakan. Banyak hal yang mempengaruhi gagalnya program KKNq itu, diantaranya kurangnya support dari berbagai pihak yang terkait, kurangnya koordinasi dan dana pendukung yang memadai. Ternyata walaupun rencana itu sudah matang, tapi masih ada factor yang namanya keberuntungan [lucky] untuk bisa menang ataupun sukses dalam melakukan sesuatu, termasuk juga planningku untuk program KKN.

memberi pencerahan
Seperti yang sudah aq posting sebelumnya, program KKN-ku yaitu Pemberantasan Buta Huruf (PBA), tapi sebenarnya aku sudah punya program sendiri yang masuk dalam daftar planningku, yaitu Program “Pemberantasan Buta Cinta” atau pemberantasan Jomblo. Selama KKN berlangsung aku mencoba menjalankan program pemberantasan jomblo itu, berbagai cara dan upaya sudah dilakukan, dari mulai serangan secara frontal ataupun secara gerilya, tapi ternyata aku masih jauh dari ‘faktor lucky” dan gatot deh program yang sdh aku rencanakan itu. Ngga ada bunga desa, anak pak lurah, atau teman se-tim yang bisa mengubah status jomblo yang melekat di pundakku beberapa bulan ini, program pemberantasan buta cintapun tidak berjalan sesuai dengan yang di rencanakan.[ tenang saja masih banyak apel-apel diluar sana yang menantimu *menghibur diri* ].
Program gagal ga masalah, aq mendapatkan banyak sekali pengalaman dan pelajaran dari KKN yang aku ikuti kemarin itu.Dari KKN aq mendapatkan pengalaman yang nyata di kehidupan sehari-hari, kita berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan masyarakat KKN (tim KKN) sendiri. Aku bisa mengenal banyak orang dan banyak karakter yang sebelumnya aku belum pernah menemukannya. Banyak pelajaran dan khikmah yang aku peroleh yang bisa aku simpulkan dan ini yang terpenting: bahwasannya tidak semua orang bisa menerima&mengerti kita. Sangat dibutuhkan sekali sikap saling pengertian dan tidak mengedepankan ‘ke-aku-an’ ketika kita berinteraksi dengan seseorang ataupun komunitas baru kita kenal atau kita masuki. KKN membukakan mataku untuk bias lebih dewasa dalam menyikapi segala hal.
Asem, manis KKN sudah terlewati, banyak momentum yang terus terbayang dan teringat di benakku.Suka, duka ada susah, senang, benci, cinta, ada pengorbanan, semua terekam dalam memori di otakku yang akan aku simpan dalam folder KKN dan akan aku rawat baik-baik. Sekarang aku sudah kembali keduniaku, kalian temen-temen satu tim KKN pun sudah kembali kedunia kalian masing-masing, sibuk dengen aktifitas masing-masing, “tapi aku aka selalu merindukan dunia saat kita bersama”. I miss u all…
DIarsipkan di bawah: suaraku
















wah .. kamu beruntung traju, bisa memberikan ilmu kepada sesama.
lanjutkan kerja kerasmu nak!!!
.:ilmu untuk diamalkan…*bijak mode on*
Hlah smwanya tuwh terganttung niatnya gemana….
Kalu dari awal udah bilang KKN = Kisah Kasih Nyata, yo mesti tujuannya nyari gebetan. Dan menurut opini mahasiswa yang pernah mengambil KKN, 70% dari peserta KKN, mendapat gebetan (entah itu jadi pacar, TTM, HTS atau lainnya), entah itu dengan sesama peserta KKN, dengan anak Pak Lurah ataw dengan bunga desa-nya.
.:70% ga terbukti tuhhh….
jaya……………..
.:opone ms??
semangat!
.:bungkusss…!
ooooooooooo dasar nggatel , tak kira program apa…..
.:program bagus, bisa diterapkan saat kkn, oleh siapa saja,kapan saja
Dasar,,,,,,,pikiran cinta ajaa….Anda belum beruntung Tenang juuu,, sapa tau nnt sehabis kkn jadi ada yang mau…
.:dah ada yang mau ko’