Nyusahin aja

emenev: ju suharto wis mati durung to?
traju oi oi: wis mau nembe wae
traju oi oi: aku mau di sms tomy
emenev: serius iki
traju oi oi: mbohh
traju oi oi: ra urusan, berita ko isine suharto kabeh
traju oi oi: ra mutu blas
emenev: iyo tv ku langsung tak jual
traju oi oi: mbayar utang?
emenev: ora, goro2 tv isine suharto tox, drpd mumet mending tak lego
traju oi oi: xixixi
emenev: suharto sehat opo sekarat tetep ae nyusahi
traju oi oi: jirut tenan kae wong
traju oi oi: mati kari mati marai wong susah
emenev: diposting ju
traju oi oi: kw tohh
traju oi oi: wartawan, sing repot gara2 sukarto
emenev: siap
emenev: wartawan sih enak entok be ita
emenev: lah kita2 yg susah setiap hari kon delok wajah diktaktor
traju oi oi: yoo kui mesake wartawan do turu ning dalan
emenev:
emenev: edan

Mint banget

 

daryna2.png

Udah lama sedot si Daryna dari juragan Kambing, baru kali ini tak coba install si cantik dan cool Daryna, padahal rilisnya udah dari tanggal 15 November lalu. Dari tampilan sejuk banget dipandang, installasi mudah, detek hardware yahuud, trus compiz fusion juga sudah otomatis terinstall. Installasinya pun mudah dan cepet (tergantung kompie juga ding), walaupun pake live cd, tapi bagi new bie kaya aku, harus hati-hati pas langkah pemartisian hardisk, bisanya aku milih yang manual biar bisa liat semua space hardisk mana yang kosong dan kita bisa milih penempatan si Daryna nantinya. Untuk repo bisa pake repo punya Gutsy, karena Linux Mint 4.0 ini, masih keturunan Ubuntu 7.10. Selamat mencoba.

Pilkada, Pilkadal dan Uang

Pilkada??kata-kata ini sering kita denger akhir-akhir ini. Dulu sebelum era reformasi ngga ada yang namanya Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah), baru berapa tahun ini santer diberitakan di penjuru indonesia kita tercinta ini. Dulu seorang kepala daerah dan wakilnya dipilih langsung oleh pemerintah pusat, sedangkan sekarang dengan adanya reformasi dan otonomi daerah kebijakan itu diganti dengan pemilahan kepala daerah secara langsung oleh rakyat.

Tujuan Pilkada langsung ini setahuku yaitu agar rakyat bisa bebas memilih pemimpin yang diinginkanya, kepentingan rakyat bisa diakomodir oleh pemimpin pilahannya, dan mencari pemimpin yang berkompeten untuk memimpin suatu daerah. Lhaa yang terjadi sekarang mungkin masih jauh dari cita-cita tujuan diadakannya Pilkada langsung itu, mengenaskan!!

Pilkada yang ada di Indonesia ini sekarang berubah menjadi Pilkadal!!yang aku artikan sebagai sebagai sarana untuk mengkadali rakyat oleh orang-orang yang punya ambisi dan kepentingan untuk meduduki jabatan basah didaerahnya itu.Praktik money politik dimana-mana, intimidasi, black campaign merajalela, hingga kerusuhan akibat pra dan pasca pilkada sepertinya bukan menjadi suatu hal yang aneh lagi. Sampai sesama sodara kandung harus beradu jotos bahkan saling bunuh karena beda pilihan dalam Pilkada, miris bukan??

Pilkada(l) adalah milik orang berduit, siapa yang menyiapkan dana yang lebih besar untuk memenangkanya menjadi orang nomor satu di daerahnya, dialah pemenang dalam Pilkada(l), itulah yang kebanyakan terjadi di negara kita ini. Partai yang seharusnya menjadi jalur seleksi untuk mendapatkan pemimpin yang kompeten dan didukung rakyat, sekarang juga masih kalah dengan kepentingan seseorang(berduit) dan golongannya, bukan lagi memihak kepentingan rakyat secara menyeluruh. Sehingga produk2 calon kontestan pilkada bukanlah orang yang terbaik yang seharusnya menempati kedudukan itu.

Banyak orang yang sudah malas, cuek bahkan antipati dengan yang namanya politik, termasuk pilkadal(l), menurutku itu ngga menyelesaikan masalah. Ajakan: pilahlah pemimpin terbaik dari yang buruk2 itu, golput tidak menyelesaikan masalah!!Kesadaran dan kedewasaan berpolitik bagi seluruh elemen bangsa ini merupakan cita-cita mulia yang harus dicapai demi terciptanya indonesia yang lebih baik.

Aku cinta Indonesia…!!!

Selamat Idul Fitri 1928 H

Assalamualaikum…

Reset khilaf atau Restart hati? Asal jagan dishut down, sedikit error bisa diperbaiki, asal jangan hang, Mohon maaf lahir & Batin
Saya selaku pribadi mohon maaf, jika ada kesalahan secara sengaja atau ngga selama kita berinteraksi di dunia maya ini tentunya banyak khilaf, prasangka dan dusta diantara kita, sekali lagi selamat hari raya idul fitri 1928 H, mohon maaf lahir dan bathin…